Sabtu
22
Juni 1912

Informasi Tanggal

Hari
Sabtu
Hari ke-6 dalam sepekan
Hari ke
174 / 366
Hari dalam tahun 1912
Minggu ke
25
Pekan ke-25 dari 52/53 pekan
Sisa hari
192
Menuju akhir tahun 1912

Kalender Jawa

Weton
Sabtu · urip 9 + Pahing · urip 9 = Neptu 18
Tanggal Jawa
Tahun Jimakhir · Windu Adi
Wuku
Wukir
Siklus 30 Wuku Pawukon
Pancasuda
Wasesa Segara
Pemaaf, dermawan, berjiwa besar
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Mangsa ke-12
Sadha
12 Mei - 22 Juni · 41 hari · Katiga (Kemarau)
Fenomena Alam
Udara pagi terasa sangat dingin (bediding), air tanah surut
Tanda alamiah & kondisi lingkungan
Panduan Pertanian
Mengolah tanah sawah untuk ditanami palawija
Pedoman cocok tanam tradisional
Wewaran (Siklus Hari)
Siklus Nama Keterangan
Ekawara — Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Jaya Siklus 4 hari
Pancawara Pahing Pasaran
Sadwara Urukung Paringkelan
Saptawara Sabtu Hari
Astawara Kala Padewan
Sangawara Dadi Padangon
Dasawara Rahayu Siklus 10 hari

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah
Kalender Islam Lunar
Bulan ke
7 · Rajab
30 hari
Tanggal
7 / 30
Hari ke-7 dari 30 hari
Periode Masehi
16 Jun - 15 Jul 1912
Rentang 1 bulan Hijriah

Astrologi Barat & Zodiak

Zodiak & Bintang
Cancer
Astrologi Barat
Natal Chart (Dasar)
Cancer (Air)
Planet: Bulan | Kardinal
Fase Bulan (Lunar)
Cembung Akhir
Siklus Astronomi Bulan
Konteks Iklim
Musim Kemarau
Perkiraan Iklim Indonesia

Astrologi Timur & Asia (Eastern Astrology)

Shio Tahun Ini
Tikus Air
Siklus Shio Tiongkok
BaZi (Pilar Hari)
Tanah Yin Ular
Thn: Air Yang Tikus
Saju (사주)
GiSa (기사)
Nyeonju (Tahun): ImJa (임자)
Yin Yang (Tahunan)
Yang (Maskulin)
Polaritas Energi
Nine Star Ki (Jepang)
7 Logam (Merah)
Sistem energi Jepang
Zi Wei Dou Shu
Karir
Astrologi Bintang Ungu
Qi Men Dun Jia
Pintu Kejutan (Jing)
Navigasi Taktis Tiongkok
Tibetan Mewa
4
Astrologi Tibet Kuno
Mahabote (Myanmar)
Pilar Saturnus
Astrologi Harian Myanmar

Astrologi Weda (Vedic Astrology)

Sistem Nakshatra
Purva Bhadrapada
D9 Jyotish (Perkiraan)
Vedic Divisional Charts
D10 (Shodashvarga)
Sistem D1-D60
Nadi Astrology
Kanda 1 (Umum)
Daun Lontar Nasib
Yuga & Kalpa Cycles
Kali Yuga (Era Keempat)
Siklus Alam Semesta Weda

Numerologi & Pola Energi

Energi Numerologi
5
Angka Keberuntungan Hari Ini
Life Path (Jalur Hidup)
Petualang (The Adventurer)
Angka Karakter: 5
Law of Vibration
Kebebasan & Perubahan
Frekuensi Energi: 5
Matrix of Destiny
Wheel of Fortune
Aspek Inti (Core): 10

Statistik Waktu & Standar Global

Progress Bulanan
73.3%
Hari ke-22 dari 30 hari
Progress Tahunan
47.5%
Hari ke-174 dari 366 hari
Jarak Waktu
41773 hari berlalu
Dihitung dari hari ini
Kuartal Keuangan
Q2
Periode kuartal tahunan
Status Tahun Kabisat
Tahun Kabisat
Berdasarkan tahun Masehi
Generasi Demografi
Greatest Generation
Kategori Sosiologis
Abad & Milenium
20 Abad | 2 Milenium
Posisi historis
Sumber Referensi : SKB 3 Menteri

Informasi Ensiklopedia Hari Ini

Berikut adalah rangkuman ensiklopedia multidimensional dan informasi terlengkap untuk tanggal 22 Juni 1912:

  • Weton Jawa: Sabtu Pahing (Jumlah Neptu: 18)
  • Kalender Hijriyah: 7 Rajab 1330 H
  • Shio & Elemen: Tikus Air
  • Zodiak (Astrologi Barat): Cancer
  • Fase Bulan (Lunar): Cembung Akhir
  • Pranata Mangsa (Siklus Musim Jawa): Kasa (Kartika) (Iklim Musim Kemarau)
  • Numerologi (Life Path): Angka 5 (Karakteristik Petualang (The Adventurer))
  • Law of Vibration: Kebebasan & Perubahan
  • Matrix of Destiny: Wheel of Fortune (Titik Core Point: 10)
  • BaZi (Pilar Astrologi Hari & Tahun): Pilar Hari Tanah Yin Ular / Pilar Tahun Air Yang Tikus
  • Saju (Astrologi Korea): Hari GiSa (기사) / Tahun ImJa (임자)
  • Dasar Natal Chart: Planet Penguasa Bulan, Elemen Air, Modalitas Kardinal
  • Generasi Demografi (Sosiologis): Greatest Generation
  • Statistik Waktu: Hari ke-174 dari total 366 hari (progress 47.5% tahun ini) pada minggu ke-25. Waktu saat ini berjarak 41773 hari berlalu dari tanggal tersebut.

* Rangkuman di atas mensinergikan sistem siklus penanggalan, astronomi, serta astrologi budaya dunia untuk memberikan wawasan mendalam tentang karakteristik energi pada tanggal ini.

Sekilas Fakta 22 Juni 1912

Hari Sabtu pada tanggal 22 Juni 1912 Masehi membawa kita pada hari ke-174 dari total 366 hari dalam tahun kabisat ini, yang berarti masih tersisa 192 hari lagi sebelum kita menutup tahun dan kini kita telah memasuki pekan ke-25 serta berada di kuartal kedua. Jika dikonversikan ke dalam penanggalan Islam, hari yang penuh makna ini bertepatan dengan tanggal 7 Rajab 1330 Hijriyah. Suasana hari ini terasa begitu istimewa karena merangkum perjalanan waktu dari berbagai sistem penanggalan kuno hingga modern yang memperkaya khazanah pengetahuan kita tentang sejarah penanggalan dunia.

Menilik dari sudut pandang tradisi Jawa, hari ini jatuh pada pasaran Pahing dengan tanggal 7 Rejeb, membentuk weton Sabtu Pahing yang memiliki jumlah neptu 18 yang sangat sakral dalam kebudayaan Nusantara. Wuku yang menaungi jalannya hari ini adalah Wukir, yang membawa karakteristik serta pengaruh tersendiri bagi masyarakat yang mempercayainya dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Perpaduan antara hari Sabtu dan pasaran Pahing ini selalu diidentikkan dengan tatanan nilai leluhur yang sarat makna filosofis dalam memandang siklus alam dan kehidupan sosial.

Beralih ke ranah alam semesta dan kosmik, saat ini kita sedang berada dalam musim kemarau di bawah naungan Pranata Mangsa Kasa atau Kartika, dengan fase bulan yang tampak cembung akhir menyinari malam. Pengaruh perbintangan global menempatkan hari ini di bawah naungan zodiak Cancer yang penuh perasaan, berpadu selaras dengan energi shio Tikus Air dalam astrologi Tionghoa. Sementara itu, sistem kalender BaZi menunjukkan pilar hari Tanah Yin Ular yang bertemu dengan tahun Air Yang Tikus, serta penanggalan Saju yang mencatat hari GiSa dan tahun ImJa.

Menutup rangkaian informasi hari ini, dimensi astrologi modern dan global mencatat bahwa era ini berada dalam rentang Abad ke-20 dan Milenium ke-2 yang melahirkan generasi hebat atau Greatest Generation. Angka numerologi 5 hadir membawa energi petualang yang menyimbolkan kebebasan dan perubahan, selaras dengan Matrix of Destiny berangka 10 pada Wheel of Fortune. Karakteristik hari ini juga diperkaya oleh elemen Yin Yang yang bersifat maskulin, pengaruh Nine Star Ki 7 Logam Merah, energi Zi Wei Dou Shu pada sektor karir, Pintu Kejutan dari Qi Men Dun Jia, Tibetan Mewa 4, Mahabote pilar Saturnus, Nakshatra Purva Bhadrapada, pembagian Veda D10, pembacaan Nadi Kanda 1, serta eksistensi kita yang masih berada dalam era keempat Kali Yuga.

Hari Ini Dalam Sejarah

Kompilasi peristiwa bersejarah, kelahiran, dan peringatan tokoh penting dunia yang bersumber langsung dari ensiklopedia Wikipedia.

Peristiwa

  • Pada tahun 217 SM, Ptolemaios IV Philopator yang memimpin Mesir berhasil menundukkan Antiokhos yang Agung dari Kekaisaran Seleukia dalam peristiwa Peristiwa Rafah.
  • Tahun 1527 menjadi momen bersejarah saat Fatahillah sukses mengusir penjajah Portugis dari Sunda Kelapa, sebuah peristiwa yang kini diperingati sebagai hari lahir kota Jakarta.
  • Dalam Pertempuran Sisak yang pecah pada tahun 1593, aliansi pasukan Kristen berhasil meraih kemenangan atas tentara Utsmaniyah.
  • Tahun 1633 menjadi saksi ketika Galileo Galilei dipaksa oleh Kementerian Suci di Roma untuk mencabut pernyataannya mengenai heliosentrisme, yakni pandangan bahwa matahari adalah pusat tata surya, menyusul perdebatan sengit yang terjadi.
  • Bendera nasional Swedia secara resmi mulai digunakan untuk pertama kalinya pada tahun 1906.
  • Operasi Barbarossa resmi diluncurkan pada tahun 1941, menandai awal mula invasi besar-besaran Jerman ke wilayah Uni Soviet.
  • Pada tahun 1945, komisi yang diketuai oleh Sukarno berhasil mencapai mufakat terkait posisi Islam dalam konstitusi negara melalui dokumen yang kemudian populer disebut sebagai Piagam Jakarta.
  • Pertempuran Okinawa secara resmi dinyatakan berakhir pada tahun 1945.
  • Tahun 1949 menjadi titik terang ketika pihak Belanda dan Indonesia mencapai kesepakatan mengenai penarikan mundur pasukan militer Belanda dari Yogyakarta.
  • Charon, satelit alami yang mengorbit planet Pluto, berhasil ditemukan oleh para astronom pada tahun 1978.
  • Dalam laga perempat final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Meksiko, Diego Maradona mencetak gol kontroversial "Tangan Tuhan" pada menit ke-51 ke gawang Inggris, sekaligus mencetak gol yang dinobatkan sebagai "Gol Terbaik Abad Ini".
  • Penghargaan Suardi Tasrif Award diberikan kepada jurnalis Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin, pada tahun 1997 atas dedikasinya dalam memperjuangkan kebebasan pers.
  • Pemilihan Umum untuk memilih Gubernur Jawa Tengah periode 2008 diselenggarakan pada tahun tersebut.
  • Tahun 2013, pemerintah melalui Pertamina menaikkan harga BBM bersubsidi, di mana harga Solar berubah dari Rp4.500 menjadi Rp5.500 per liter, dan Premium dari Rp4.500 menjadi Rp6.500 per liter.
  • Pembalap asal Denmark, Allan Simonsen, mengembuskan napas terakhir setelah mengalami kecelakaan tragis saat mengikuti ajang balap Le Mans 24 Jam 2013 di Prancis.
  • Satelit LAPAN-IPB hasil kerja sama LAPAN dan Institut Pertanian Bogor sukses mengangkasa pada tahun 2016, diluncurkan bersama Cartosat-2C dan satelit lainnya menggunakan roket Polar Satellite Launch Vehicle milik ISRO.
  • Tahun ajaran 2018/2019 untuk seluruh kegiatan pendidikan di Indonesia resmi berakhir pada tahun 2019.

Kelahiran

  • Kelahiran Abbas Kiarostami, pembuat film asal Iran, terjadi pada tahun 1940 dan ia berpulang pada 2016.
  • Panusunan Pasaribu, yang kelak menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah, dilahirkan pada 1946 dan tutup usia di tahun 2020.
  • David Shulkin, tokoh yang pernah memegang posisi sebagai Menteri Urusan Veteran Amerika Serikat, lahir pada tahun 1959.
  • Tahun 1966 menandai kelahiran Michael Park, seorang navigator reli atau co-driver berkebangsaan Inggris yang meninggal dunia pada 2005.
  • Imanez, musisi aliran reggae tanah air asal Indonesia, lahir pada tahun 1967 dan wafat pada 2004.
  • Aktor kenamaan asal Korea Selatan, Lee Min-ho, dilahirkan ke dunia pada tahun 1987.
  • Kei Inoo, yang dikenal sebagai salah satu personel grup idola Jepang Hey! Say! JUMP, lahir pada tahun 1990.
  • Pemain sepak bola profesional asal Spanyol, Rodri Hernández, lahir pada tahun 1996.

Meninggal

  • Paus Innosensius V, yang lahir pada tahun 1225, meninggal dunia pada 1276.
  • Musisi reggae asal Indonesia, Imanez, mengembuskan napas terakhirnya pada tahun 2004 di usia 37 tahun setelah lahir pada 1967.
  • Tahun 2005 menjadi momen wafatnya Letjen TNI (Purn.) Mashudi, sosok yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat dan lahir pada 1919.
  • Pembalap asal Denmark, Allan Simonsen, yang lahir pada 1978, tercatat meninggal dunia pada tahun 2013.

Hari raya dan peringatan

  • Rentang waktu dimulainya tanda zodiak Cancer menurut kalender Masehi jatuh pada tanggal 21 Juni.
  • Peringatan hari jadi kota Jakarta dirayakan setiap tahun pada tanggal 22 Juni.
  • Masyarakat El Salvador memperingati Hari Guru nasional pada tanggal 22 Juni.
Sumber Referensi : Wikipedia: 22 Juni

Bagikan Kalender Hari Ini

Unduh gambar di bawah ini untuk dibagikan ke media sosial atau dijadikan status.

Gambar Kalender Harian Sabtu, 22 Juni 1912 Lengkap dengan Pasaran Jawa, Penanggalan Hijriyah

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)

Q: 22 Juni 1912 jatuh pada hari apa?

A: Tanggal 22 Juni 1912 dalam penanggalan Masehi jatuh pada hari Sabtu.

Q: 22 Juni 1912 kalender Hijriyah tanggal berapa?

A: Menurut penanggalan Islam, tanggal 22 Juni 1912 bertepatan dengan tanggal 7 Rajab 1330 H dalam sistem Kalender Hijriyah.

Q: 22 Juni 1912 weton apa menurut kalender Jawa?

A: Berdasarkan kalender Jawa, tanggal 22 Juni 1912 bertepatan dengan pasaran weton Sabtu Pahing.

Q: Berapa jumlah neptu untuk weton Sabtu Pahing?

A: Seseorang yang lahir pada weton Sabtu Pahing (tanggal 22 Juni 1912) memiliki jumlah neptu atau nilai weton sebesar 18.

Q: Orang yang lahir pada 22 Juni zodiaknya apa?

A: Berdasarkan astrologi Barat, orang yang lahir pada tanggal 22 Juni memiliki rasi bintang atau zodiak Cancer.

Q: Tahun 1912 shio apa dan unsurnya apa?

A: Menurut astrologi Tionghoa, tahun 1912 adalah tahun dengan siklus shio Tikus Air.

Q: Bulan Juni 1912 musim apa di Indonesia?

A: Pada bulan Juni 1912, siklus iklim dominan di Indonesia diprediksi mengalami musim Musim Kemarau, bertepatan dengan siklus Pranata Mangsa Jawa Kasa (Kartika).

Q: Apa fase bulan (lunar phase) pada 22 Juni 1912?

A: Berdasarkan astronomi dan kalender lunar, fase bulan pada tanggal 22 Juni 1912 berada dalam fase Cembung Akhir.

Q: Berapa angka Life Path (Numerologi) untuk 22 Juni 1912?

A: Kalkulasi numerologi untuk tanggal lahir 22 Juni 1912 menghasilkan angka Life Path 5, yang identik dengan karakteristik Petualang (The Adventurer).

Q: Apa Law of Vibration untuk 22 Juni 1912?

A: Berdasarkan skala numerologi Law of Vibration, tanggal 22 Juni 1912 memancarkan frekuensi dan getaran energi pada tingkat Kebebasan & Perubahan.

Q: Bagaimana rute Matrix of Destiny untuk 22 Juni 1912?

A: Dalam perhitungan energi konstelasi Matrix of Destiny, tanggal ini memiliki rute Wheel of Fortune dengan titik Core Point di angka 10.

Q: Tahun 1912 masuk generasi apa?

A: Secara klasifikasi sosiologis demografi, mereka yang lahir pada tahun 1912 masuk ke dalam kategori kelompok Greatest Generation.

Q: Bagaimana pilar BaZi dan Saju untuk 22 Juni 1912?

A: Dalam sistem astrologi Empat Pilar Takdir (BaZi Tiongkok / Saju Korea), tanggal ini memiliki Pilar Tahun Air Yang Tikus / ImJa (임자) dan Pilar Hari Tanah Yin Ular / GiSa (기사).

Q: Bagaimana elemen Natal Chart dasar pada 22 Juni 1912?

A: Menurut susunan astrologi dasar (Natal Chart), energi hari ini dikuasai oleh Planet Bulan, elemen Air, dengan modalitas Kardinal.

Q: Tanggal 22 Juni 1912 minggu ke berapa di tahun 1912?

A: Tanggal 22 Juni 1912 merupakan hari ke-174 dalam tahun berjalan, dan menempati minggu ke-25 dari keseluruhan siklus tahun 1912.

Q: Berapa jarak hari dari sekarang ke 22 Juni 1912?

A: Jika dihitung secara real-time dari waktu saat ini, jarak menuju atau dari tanggal 22 Juni 1912 adalah 41773 hari berlalu.

Q: Apakah 22 Juni 1912 tanggal merah?

A: Tidak, secara kalender resmi pemerintah tanggal tersebut bukan merupakan hari libur atau tanggal merah.

Q: 22 Juni 1912 libur apa?

A: Tanggal 22 Juni 1912 tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional maupun cuti bersama berdasarkan kalender pemerintah.