Selasa
22
Juni 1915

Informasi Tanggal

Hari
Selasa
Hari ke-2 dalam sepekan
Hari ke
173 / 365
Hari dalam tahun 1915
Minggu ke
25
Pekan ke-25 dari 52/53 pekan
Sisa hari
192
Menuju akhir tahun 1915

Kalender Jawa

Weton
Selasa · urip 3 + Pahing · urip 9 = Neptu 12
Tanggal Jawa
Tahun Jimawal · Windu Kuntara
Wuku
Sungsang
Siklus 30 Wuku Pawukon
Pancasuda
Lebu Katiup Angin
Dinamis, gemar berpetualang
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Mangsa ke-12
Sadha
12 Mei - 22 Juni · 41 hari · Katiga (Kemarau)
Fenomena Alam
Udara pagi terasa sangat dingin (bediding), air tanah surut
Tanda alamiah & kondisi lingkungan
Panduan Pertanian
Mengolah tanah sawah untuk ditanami palawija
Pedoman cocok tanam tradisional
Wewaran (Siklus Hari)
Siklus Nama Keterangan
Ekawara — Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Laba Siklus 4 hari
Pancawara Pahing Pasaran
Sadwara Mawulu Paringkelan
Saptawara Selasa Hari
Astawara Brahma Padewan
Sangawara Erangan Padangon
Dasawara Suka Siklus 10 hari

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah
Kalender Islam Lunar
Bulan ke
8 · Syaban
30 hari
Tanggal
9 / 30
Hari ke-9 dari 30 hari
Periode Masehi
14 Jun - 13 Jul 1915
Rentang 1 bulan Hijriah

Astrologi Barat & Zodiak

Zodiak & Bintang
Cancer
Astrologi Barat
Natal Chart (Dasar)
Cancer (Air)
Planet: Bulan | Kardinal
Fase Bulan (Lunar)
Perempat Akhir
Siklus Astronomi Bulan
Konteks Iklim
Musim Kemarau
Perkiraan Iklim Indonesia

Astrologi Timur & Asia (Eastern Astrology)

Shio Tahun Ini
Kelinci Kayu
Siklus Shio Tiongkok
BaZi (Pilar Hari)
Kayu Yang Monyet
Thn: Kayu Yin Kelinci
Saju (사주)
GapSin (갑신)
Nyeonju (Tahun): EulMyo (을묘)
Yin Yang (Tahunan)
Yin (Feminin)
Polaritas Energi
Nine Star Ki (Jepang)
4 Kayu (Hijau)
Sistem energi Jepang
Zi Wei Dou Shu
Orang Tua
Astrologi Bintang Ungu
Qi Men Dun Jia
Pintu Kematian (Si)
Navigasi Taktis Tiongkok
Tibetan Mewa
1
Astrologi Tibet Kuno
Mahabote (Myanmar)
Pilar Venus
Astrologi Harian Myanmar

Astrologi Weda (Vedic Astrology)

Sistem Nakshatra
Revati
D9 Jyotish (Perkiraan)
Vedic Divisional Charts
D9 (Shodashvarga)
Sistem D1-D60
Nadi Astrology
Kanda 1 (Umum)
Daun Lontar Nasib
Yuga & Kalpa Cycles
Kali Yuga (Era Keempat)
Siklus Alam Semesta Weda

Numerologi & Pola Energi

Energi Numerologi
8
Angka Keberuntungan Hari Ini
Life Path (Jalur Hidup)
Penggerak (The Powerhouse)
Angka Karakter: 8
Law of Vibration
Kekuatan & Kelimpahan
Frekuensi Energi: 8
Matrix of Destiny
The Chariot
Aspek Inti (Core): 7

Statistik Waktu & Standar Global

Progress Bulanan
73.3%
Hari ke-22 dari 30 hari
Progress Tahunan
47.4%
Hari ke-173 dari 365 hari
Jarak Waktu
40678 hari berlalu
Dihitung dari hari ini
Kuartal Keuangan
Q2
Periode kuartal tahunan
Status Tahun Kabisat
Bukan Kabisat
Berdasarkan tahun Masehi
Generasi Demografi
Greatest Generation
Kategori Sosiologis
Abad & Milenium
20 Abad | 2 Milenium
Posisi historis
Sumber Referensi : SKB 3 Menteri

Informasi Ensiklopedia Hari Ini

Berikut adalah rangkuman ensiklopedia multidimensional dan informasi terlengkap untuk tanggal 22 Juni 1915:

  • Weton Jawa: Selasa Pahing (Jumlah Neptu: 12)
  • Kalender Hijriyah: 9 Syaban 1333 H
  • Shio & Elemen: Kelinci Kayu
  • Zodiak (Astrologi Barat): Cancer
  • Fase Bulan (Lunar): Perempat Akhir
  • Pranata Mangsa (Siklus Musim Jawa): Kasa (Kartika) (Iklim Musim Kemarau)
  • Numerologi (Life Path): Angka 8 (Karakteristik Penggerak (The Powerhouse))
  • Law of Vibration: Kekuatan & Kelimpahan
  • Matrix of Destiny: The Chariot (Titik Core Point: 7)
  • BaZi (Pilar Astrologi Hari & Tahun): Pilar Hari Kayu Yang Monyet / Pilar Tahun Kayu Yin Kelinci
  • Saju (Astrologi Korea): Hari GapSin (갑신) / Tahun EulMyo (을묘)
  • Dasar Natal Chart: Planet Penguasa Bulan, Elemen Air, Modalitas Kardinal
  • Generasi Demografi (Sosiologis): Greatest Generation
  • Statistik Waktu: Hari ke-173 dari total 365 hari (progress 47.4% tahun ini) pada minggu ke-25. Waktu saat ini berjarak 40678 hari berlalu dari tanggal tersebut.

* Rangkuman di atas mensinergikan sistem siklus penanggalan, astronomi, serta astrologi budaya dunia untuk memberikan wawasan mendalam tentang karakteristik energi pada tanggal ini.

Sekilas Fakta 22 Juni 1915

Hari Selasa, 22 Juni 1915, menandai sebuah momen yang unik dalam perjalanan waktu di awal abad ke-20. Pada hari ke-173 dari total 365 hari dalam tahun bukan kabisat ini, kita berada di minggu ke-25 dengan menyisakan 192 hari lagi untuk menutup tahun di kuartal kedua. Secara historis dan kalender, waktu ini bertepatan dengan tanggal 9 Syaban 1333 Hijriyah. Suasana hari ini mencerminkan transisi yang tenang, di mana setiap detik yang berlalu menjadi bagian dari catatan sejarah yang terus bergerak maju dalam alur waktu masehi dan hijriyah yang berdampingan.

Dalam tradisi penanggalan Jawa, hari ini jatuh pada Selasa Pahing dengan jumlah neptu 12, yang membawa nuansa khas bagi mereka yang mempercayai siklus weton. Berada di bawah naungan Wuku Sungsang, hari ini menjadi bagian dari 9 Ruwah yang sarat akan nilai spiritual. Meskipun naga hari, jam baik, watak, dan dina spesifik memiliki penafsiran yang beragam, kehadiran hari ini dalam siklus Jawa memberikan warna tersendiri bagi masyarakat yang masih memegang teguh kearifan lokal dalam memandang harmoni antara manusia dan alam semesta.

Melihat dari sisi astronomi, dunia sedang berada dalam musim kemarau yang selaras dengan Pranata Mangsa Kasa atau Kartika, di bawah pengaruh fase bulan perempat akhir yang memberikan pendar cahaya redup di langit malam. Secara astrologi, posisi matahari berada di zodiak Cancer yang feminin, bersanding dengan energi Shio Kelinci Kayu. Dalam sistem BaZi, hari ini dikenal sebagai pilar Kayu Yang Monyet dengan tahun EulMyo, sementara dalam Saju, hari ini disebut GapSin. Kombinasi elemen air pada natal chart dan sifat yin yang dominan menciptakan atmosfer yang reflektif dan penuh dengan ketenangan batin.

Menutup rangkuman hari ini, kita mendapati diri berada di abad ke-20 dan milenium ke-2, masa di mana generasi Greatest Generation mulai menapaki jejak mereka. Angka numerologi 8 yang melambangkan penggerak atau kekuatan dan kelimpahan bertemu dengan energi The Chariot dari Matrix of Destiny yang merepresentasikan kendali atas hidup. Didukung oleh pengaruh 4 Kayu Hijau dalam Nine Star Ki, sektor orang tua dalam Zi Wei Dou Shu, serta posisi pintu kematian atau Si dalam Qi Men Dun Jia, hari ini menjadi sebuah mosaik kompleks. Dengan pengaruh Mewa 1, pilar Venus dalam Mahabote, Nakshatra Revati, dan posisi dalam era Kali Yuga, 22 Juni 1915 adalah perpaduan antara takdir global dan siklus kosmik yang mendalam.

Hari Ini Dalam Sejarah

Kompilasi peristiwa bersejarah, kelahiran, dan peringatan tokoh penting dunia yang bersumber langsung dari ensiklopedia Wikipedia.

Peristiwa

  • Pada tahun 217 SM, Ptolemaios IV Philopator yang memimpin Mesir berhasil menundukkan Antiokhos yang Agung dari Kekaisaran Seleukia dalam peristiwa Peristiwa Rafah.
  • Tahun 1527 menjadi momen bersejarah saat Fatahillah sukses mengusir penjajah Portugis dari Sunda Kelapa, sebuah peristiwa yang kini diperingati sebagai hari lahir kota Jakarta.
  • Dalam Pertempuran Sisak yang pecah pada tahun 1593, aliansi pasukan Kristen berhasil meraih kemenangan atas tentara Utsmaniyah.
  • Tahun 1633 menjadi saksi ketika Galileo Galilei dipaksa oleh Kementerian Suci di Roma untuk mencabut pernyataannya mengenai heliosentrisme, yakni pandangan bahwa matahari adalah pusat tata surya, menyusul perdebatan sengit yang terjadi.
  • Bendera nasional Swedia secara resmi mulai digunakan untuk pertama kalinya pada tahun 1906.
  • Operasi Barbarossa resmi diluncurkan pada tahun 1941, menandai awal mula invasi besar-besaran Jerman ke wilayah Uni Soviet.
  • Pada tahun 1945, komisi yang diketuai oleh Sukarno berhasil mencapai mufakat terkait posisi Islam dalam konstitusi negara melalui dokumen yang kemudian populer disebut sebagai Piagam Jakarta.
  • Pertempuran Okinawa secara resmi dinyatakan berakhir pada tahun 1945.
  • Tahun 1949 menjadi titik terang ketika pihak Belanda dan Indonesia mencapai kesepakatan mengenai penarikan mundur pasukan militer Belanda dari Yogyakarta.
  • Charon, satelit alami yang mengorbit planet Pluto, berhasil ditemukan oleh para astronom pada tahun 1978.
  • Dalam laga perempat final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Meksiko, Diego Maradona mencetak gol kontroversial "Tangan Tuhan" pada menit ke-51 ke gawang Inggris, sekaligus mencetak gol yang dinobatkan sebagai "Gol Terbaik Abad Ini".
  • Penghargaan Suardi Tasrif Award diberikan kepada jurnalis Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin, pada tahun 1997 atas dedikasinya dalam memperjuangkan kebebasan pers.
  • Pemilihan Umum untuk memilih Gubernur Jawa Tengah periode 2008 diselenggarakan pada tahun tersebut.
  • Tahun 2013, pemerintah melalui Pertamina menaikkan harga BBM bersubsidi, di mana harga Solar berubah dari Rp4.500 menjadi Rp5.500 per liter, dan Premium dari Rp4.500 menjadi Rp6.500 per liter.
  • Pembalap asal Denmark, Allan Simonsen, mengembuskan napas terakhir setelah mengalami kecelakaan tragis saat mengikuti ajang balap Le Mans 24 Jam 2013 di Prancis.
  • Satelit LAPAN-IPB hasil kerja sama LAPAN dan Institut Pertanian Bogor sukses mengangkasa pada tahun 2016, diluncurkan bersama Cartosat-2C dan satelit lainnya menggunakan roket Polar Satellite Launch Vehicle milik ISRO.
  • Tahun ajaran 2018/2019 untuk seluruh kegiatan pendidikan di Indonesia resmi berakhir pada tahun 2019.

Kelahiran

  • Kelahiran Abbas Kiarostami, pembuat film asal Iran, terjadi pada tahun 1940 dan ia berpulang pada 2016.
  • Panusunan Pasaribu, yang kelak menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah, dilahirkan pada 1946 dan tutup usia di tahun 2020.
  • David Shulkin, tokoh yang pernah memegang posisi sebagai Menteri Urusan Veteran Amerika Serikat, lahir pada tahun 1959.
  • Tahun 1966 menandai kelahiran Michael Park, seorang navigator reli atau co-driver berkebangsaan Inggris yang meninggal dunia pada 2005.
  • Imanez, musisi aliran reggae tanah air asal Indonesia, lahir pada tahun 1967 dan wafat pada 2004.
  • Aktor kenamaan asal Korea Selatan, Lee Min-ho, dilahirkan ke dunia pada tahun 1987.
  • Kei Inoo, yang dikenal sebagai salah satu personel grup idola Jepang Hey! Say! JUMP, lahir pada tahun 1990.
  • Pemain sepak bola profesional asal Spanyol, Rodri Hernández, lahir pada tahun 1996.

Meninggal

  • Paus Innosensius V, yang lahir pada tahun 1225, meninggal dunia pada 1276.
  • Musisi reggae asal Indonesia, Imanez, mengembuskan napas terakhirnya pada tahun 2004 di usia 37 tahun setelah lahir pada 1967.
  • Tahun 2005 menjadi momen wafatnya Letjen TNI (Purn.) Mashudi, sosok yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat dan lahir pada 1919.
  • Pembalap asal Denmark, Allan Simonsen, yang lahir pada 1978, tercatat meninggal dunia pada tahun 2013.

Hari raya dan peringatan

  • Rentang waktu dimulainya tanda zodiak Cancer menurut kalender Masehi jatuh pada tanggal 21 Juni.
  • Peringatan hari jadi kota Jakarta dirayakan setiap tahun pada tanggal 22 Juni.
  • Masyarakat El Salvador memperingati Hari Guru nasional pada tanggal 22 Juni.
Sumber Referensi : Wikipedia: 22 Juni

Bagikan Kalender Hari Ini

Unduh gambar di bawah ini untuk dibagikan ke media sosial atau dijadikan status.

Gambar Kalender Harian Selasa, 22 Juni 1915 Lengkap dengan Pasaran Jawa, Penanggalan Hijriyah

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)

Q: 22 Juni 1915 jatuh pada hari apa?

A: Tanggal 22 Juni 1915 dalam penanggalan Masehi jatuh pada hari Selasa.

Q: 22 Juni 1915 kalender Hijriyah tanggal berapa?

A: Menurut penanggalan Islam, tanggal 22 Juni 1915 bertepatan dengan tanggal 9 Syaban 1333 H dalam sistem Kalender Hijriyah.

Q: 22 Juni 1915 weton apa menurut kalender Jawa?

A: Berdasarkan kalender Jawa, tanggal 22 Juni 1915 bertepatan dengan pasaran weton Selasa Pahing.

Q: Berapa jumlah neptu untuk weton Selasa Pahing?

A: Seseorang yang lahir pada weton Selasa Pahing (tanggal 22 Juni 1915) memiliki jumlah neptu atau nilai weton sebesar 12.

Q: Orang yang lahir pada 22 Juni zodiaknya apa?

A: Berdasarkan astrologi Barat, orang yang lahir pada tanggal 22 Juni memiliki rasi bintang atau zodiak Cancer.

Q: Tahun 1915 shio apa dan unsurnya apa?

A: Menurut astrologi Tionghoa, tahun 1915 adalah tahun dengan siklus shio Kelinci Kayu.

Q: Bulan Juni 1915 musim apa di Indonesia?

A: Pada bulan Juni 1915, siklus iklim dominan di Indonesia diprediksi mengalami musim Musim Kemarau, bertepatan dengan siklus Pranata Mangsa Jawa Kasa (Kartika).

Q: Apa fase bulan (lunar phase) pada 22 Juni 1915?

A: Berdasarkan astronomi dan kalender lunar, fase bulan pada tanggal 22 Juni 1915 berada dalam fase Perempat Akhir.

Q: Berapa angka Life Path (Numerologi) untuk 22 Juni 1915?

A: Kalkulasi numerologi untuk tanggal lahir 22 Juni 1915 menghasilkan angka Life Path 8, yang identik dengan karakteristik Penggerak (The Powerhouse).

Q: Apa Law of Vibration untuk 22 Juni 1915?

A: Berdasarkan skala numerologi Law of Vibration, tanggal 22 Juni 1915 memancarkan frekuensi dan getaran energi pada tingkat Kekuatan & Kelimpahan.

Q: Bagaimana rute Matrix of Destiny untuk 22 Juni 1915?

A: Dalam perhitungan energi konstelasi Matrix of Destiny, tanggal ini memiliki rute The Chariot dengan titik Core Point di angka 7.

Q: Tahun 1915 masuk generasi apa?

A: Secara klasifikasi sosiologis demografi, mereka yang lahir pada tahun 1915 masuk ke dalam kategori kelompok Greatest Generation.

Q: Bagaimana pilar BaZi dan Saju untuk 22 Juni 1915?

A: Dalam sistem astrologi Empat Pilar Takdir (BaZi Tiongkok / Saju Korea), tanggal ini memiliki Pilar Tahun Kayu Yin Kelinci / EulMyo (을묘) dan Pilar Hari Kayu Yang Monyet / GapSin (갑신).

Q: Bagaimana elemen Natal Chart dasar pada 22 Juni 1915?

A: Menurut susunan astrologi dasar (Natal Chart), energi hari ini dikuasai oleh Planet Bulan, elemen Air, dengan modalitas Kardinal.

Q: Tanggal 22 Juni 1915 minggu ke berapa di tahun 1915?

A: Tanggal 22 Juni 1915 merupakan hari ke-173 dalam tahun berjalan, dan menempati minggu ke-25 dari keseluruhan siklus tahun 1915.

Q: Berapa jarak hari dari sekarang ke 22 Juni 1915?

A: Jika dihitung secara real-time dari waktu saat ini, jarak menuju atau dari tanggal 22 Juni 1915 adalah 40678 hari berlalu.

Q: Apakah 22 Juni 1915 tanggal merah?

A: Tidak, secara kalender resmi pemerintah tanggal tersebut bukan merupakan hari libur atau tanggal merah.

Q: 22 Juni 1915 libur apa?

A: Tanggal 22 Juni 1915 tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional maupun cuti bersama berdasarkan kalender pemerintah.