Sumpah Pemuda Tanggal Berapa? Simak Sejarah, Kronologi, dan Isi Ikrar Aslinya

Diterbitkan pada :

Kontributor : Putri Safira




Peristiwa Sumpah Pemuda dicetuskan secara resmi pada tanggal 28 Oktober 1928. Ikrar bersejarah ini lahir pada hari penutupan Kongres Pemuda II yang berlangsung di Batavia (Jakarta) sejak 27 hingga 28 Oktober 1928 sebagai tonggak utama pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Catatan Redaksi: Artikel ini disajikan untuk tujuan informasi dan inspirasi. Penerapan tips dapat disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan masing-masing.

  • Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober berdasarkan keputusan resmi pemerintah melalui Keppres No. 316 Tahun 1959.
  • Ikrar nasional ini dirumuskan dalam Kongres Pemuda II yang digagas oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI).
  • Rumusan teks ikrar ditulis oleh Mohammad Yamin pada secarik kertas dan disetujui oleh Ketua Kongres, Sugondo Djojopuspito.
  • Peringatan Hari Sumpah Pemuda berstatus sebagai hari nasional yang dihormati namun bukan merupakan hari libur resmi di Indonesia.

Sejarah dan Latar Belakang Sumpah Pemuda 28 Oktober

Latar Belakang Pergerakan Organisasi Pemuda Nusantara

Awal abad ke-20 menjadi masa krusial kebangkitan nasional di wilayah Hindia Belanda akibat penderitaan panjang penjajahan. Kondisi tersebut menumbuhkan kesadaran baru di kalangan kaum terpelajar mengenai pentingnya persatuan nasional. Berbagai organisasi kepemudaan pun mulai tumbuh secara terpisah, mulai dari Budi Utomo (1908), Jong Java (1915), Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, hingga Jong Celebes. Walaupun awalnya bergerak berdasarkan identitas kedaerahan, para pemuda segera menyadari bahwa perjuangan melawan penjajah tidak akan berhasil tanpa adanya integrasi nasional.

Kronologi Lengkap Kongres Pemuda II Selama Dua Hari

Setelah pelaksanaan Kongres Pemuda I pada tahun 1926 belum membuahkan hasil konkrit, PPPI menginisiasi pertemuan lanjutan pada Mei dan Agustus 1928. Pertemuan tersebut berhasil menyepakati pembentukan panitia, biaya mandiri, serta agenda Kongres Pemuda II yang kemudian berjalan melalui rangkaian linimasa berikut:

  • Menggelar rapat pertama pada malam hari Sabtu, 27 Oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB) Lapangan Banteng untuk mengulas hubungan persatuan dengan pemuda.
  • Melanjutkan rapat kedua pada pagi hari Minggu, 28 Oktober 1928 di Gedung Oost-Java Bioscoop guna memperdebatkan masalah pentingnya pendidikan kebangsaan yang demokratis bagi anak.
  • Melaksanakan rapat ketiga pada sore hari Minggu, 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesische Clubgebouw (Jalan Kramat Raya 106) untuk membahas nasionalisme, demokrasi, dan gerakan kepanduan.
  • Memperdengarkan lagu Indonesia Raya secara instrumental melalui lantunan biola Wage Rudolf Supratman untuk pertama kalinya sebelum sesi penutupan kongres.
  • Membacakan putusan kerapatan secara resmi oleh Sugondo Djojopuspito yang memuat tiga poin ikrar menegaskan tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia.

Mitos vs Fakta Sejarah Isi Sumpah Pemuda Asli

Terdapat pemahaman di masyarakat yang menganggap bahwa nama “Sumpah Pemuda” sudah tercantum sejak awal dalam naskah otentik kongres. Faktanya, istilah “Sumpah Pemuda” tidak pernah muncul dalam lembar putusan tertulis hasil Kongres Pemuda II tahun 1928, melainkan baru disematkan dan melekat erat setelah peristiwa sejarah tersebut usai diselenggarakan.

Mohammad Yamin merumuskan bahwa persatuan Indonesia dapat diperkuat melalui lima faktor dasar, yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan kuat.

Naskah keputusan kongres tersebut sejatinya dirumuskan secara mendadak oleh Mohammad Yamin pada secarik kertas ketika Mr. Sunario sedang berpidato di sesi terakhir. Yamin menyodorkan draf elegan tersebut kepada Sugondo Djojopuspito yang langsung membubuhi paraf setuju, sebelum akhirnya disebarluaskan ke pengurus lain untuk mendapatkan kesepakatan bulat.

Spesifikasi Detail Kepanitiaan Kongres Pemuda II 1928

Penyelenggaraan kongres bersejarah ini melibatkan koordinasi lintas organisasi pemuda daerah yang terstruktur dengan matang. Komposisi kepanitiaan ini mencerminkan semangat inklusivitas Nusantara pada masa pergerakan.

Jabatan StrukturNama Tokoh BangsaAsal Representasi Organisasi
KetuaSugondo DjojopuspitoPerhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI)
Wakil KetuaR.M. Djoko MarsaidJong Java
SekretarisMuhammad YaminJong Sumatranen Bond
BendaharaAmir SjarifudinJong Bataks Bond
Pembantu IJohan Mahmud TjajaJong Islamieten Bond
Pembantu IIR. Katja SoengkanaPemoeda Indonesia
Pembantu IIIR.C.L. SendoekJong Celebes
Pembantu IVJohannes LeimenaJong Ambon
Pembantu VMohammad Rochjani Su’udPemoeda Kaoem Betawi

Esensi Inti dari Nilai Persatuan Pemuda

Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada tanggal 28 Oktober 1928 merupakan fondasi moral dan ideologis yang sangat kokoh bagi keberadaan bangsa Indonesia. Momen monumental ini berhasil melebur ego kedaerahan dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya ke dalam satu identitas nasional yang tunggal. Berkat ikrar ini, cita-cita kemerdekaan memiliki arah yang jelas melalui penegasan kepemilikan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan.

Kami memandang bahwa nilai-nilai universal yang terkandung dalam ikrar Sumpah Pemuda wajib terus diimplementasikan secara konsisten oleh generasi muda di era modern. Semangat kolaboratif tanpa memandang perbedaan kelompok adalah kunci utama untuk menjaga keutuhan bangsa. Oleh karena itu, kami menyarankan agar peringatan tahunan ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan menjadi pemantik aksi nyata dalam merawat persatuan demi kemajuan Indonesia.

Sumber Referensi

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal berapa?

Peristiwa Sumpah Pemuda secara resmi diperingati setiap tanggal 28 Oktober guna mengenang hari penutupan Kongres Pemuda II yang melahirkan ikrar persatuan nasional pada tahun 1928.

Apakah Hari Sumpah Pemuda termasuk hari libur nasional?

Tidak, berdasarkan ketetapan resmi pemerintah dalam Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959, tanggal 28 Oktober merupakan hari nasional namun bukan merupakan hari libur resmi.

Di mana lokasi pelaksanaan Kongres Pemuda II diadakan?

Kongres Pemuda II diselenggarakan di tiga lokasi berbeda di Jakarta, yaitu Gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Gedung Oost-Java Bioscoop, dan Gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya.

Bagaimana bunyi isi Sumpah Pemuda asli yang pertama?

Bunyi poin pertama dari putusan kongres menyatakan bahwa putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, yang awalnya ditulis menggunakan ejaan van Ophuysen.

Kalender365

Penulis Putri Safira

Bio : Influencer Penggerak untuk Tepat Waktu Nasional.