Tanggal 9 dan 10 Muharram Jatuh Pada Hari Apa 2026? Ini Jadwal Puasanya

Diterbitkan pada :

Kontributor : Putri Safira




Berdasarkan ketetapan Pemerintah dan Muhammadiyah, tanggal 9 dan 10 Muharram 1448 H jatuh pada hari Rabu, 24 Juni 2026 (Puasa Tasu’a) dan Kamis, 25 Juni 2026 (Puasa Asyura). Sementara versi Nahdlatul Ulama (NU) jatuh pada hari Kamis, 25 Juni 2026 dan Jumat, 26 Juni 2026.

Catatan Redaksi: Artikel ini disajikan untuk tujuan informasi dan inspirasi. Penerapan tips dapat disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan masing-masing.

  • Pemerintah dan Muhammadiyah menetapkan 9 dan 10 Muharram pada tanggal 24 dan 25 Juni 2026.
  • Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan 9 dan 10 Muharram bergeser ke tanggal 25 dan 26 Juni 2026.
  • Puasa Tasu’a dilaksanakan pada 9 Muharram, sedangkan Puasa Asyura dikerjakan pada 10 Muharram.
  • Kedua amalan sunnah ini memiliki keutamaan luar biasa, termasuk menghapus dosa setahun yang lalu.

Panduan Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 1448 H di Indonesia

Mengetahui konversi penanggalan Hijriah ke Masehi sangat penting agar Anda tidak melewatkan momentum bulan mulia ini. Perbedaan metode sosiologis-keagamaan di Indonesia menghasilkan dua acuan waktu pengerjaan puasa sunnah.

Puasa Muharram 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa Sesuai Ketetapan Kemenag?

Pemerintah RI melalui Kementerian Agama bersama dengan organisasi Muhammadiyah menyepakati awal tahun baru Islam. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia resmi, 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

  • Melaksanakan Puasa Tasu’a (9 Muharram) dapat Anda lakukan pada hari Rabu, 24 Juni 2026.
  • Menjalankan Puasa Asyura (10 Muharram) dapat Anda tunaikan pada hari Kamis, 25 Juni 2026.

Perbedaan Awal Muharram 2026 Pemerintah dan NU

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memiliki mekanisme mandiri dalam menentukan pergantian bulan lunar. Melalui Lembaga Falakiyah, NU mengumumkan bahwa hilal tidak terlihat pada pemantauan tanggal 15 Juni 2026.

  • Menggenapkan bulan Zulhijjah menjadi 30 hari atau yang dikenal dengan istilah istikmal.
  • Menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari Rabu, 17 Juni 2026.
  • Menggeser Puasa Tasu’a versi warga NU menjadi hari Kamis, 25 Juni 2026.
  • Mengonfirmasi Puasa Asyura versi warga NU jatuh pada hari Jumat, 26 Juni 2026.
Baca Juga :  Puasa 10 Muharram 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Niat Lengkapnya

Niat Puasa Asyura dan Tasua Beserta Artinya

  • Melafalkan niat Tasu’a sebelum fajar tiba: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû’â lillâhi ta’âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Tasua esok hari karena Allah Ta’ala.”
  • Membaca niat Asyura pada malam hari pengerjaan: Nawaitu shauma ‘asyura sunnatan lillaahi ta’aala. Artinya, “Aku berniat puasa Asyura, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Mengapa Terjadi Perbedaan Penetapan Awal Bulan Hijriah?

Perbedaan penentuan penanggalan di Indonesia berakar dari dua metode ilmiah-fikih yang digunakan oleh para ulama Nusantara. Otoritas Pemerintah dan Muhammadiyah banyak bersandar pada metode kriteria Wujudul Hilal atau perhitungan astronomis posisi bulan di atas ufuk. Di sisi lain, Nahdlatul Ulama memegang teguh asas verifikasi pandangan mata secara langsung melalui rukyatul hilal.

Toleransi dalam mempraktikkan perbedaan mazhab perhitungan hilal menunjukkan kekayaan khazanah hukum Islam di tengah masyarakat Nusantara.

Ketika posisi bulan sabit baru sangat tipis dan berada di bawah batas minimum visibilitas, metode rukyat secara otomatis akan menggenapkan umur bulan berjalan. Fenomena inilah yang membuat umat Muslim memiliki dua opsi linimasa ibadah puasa sunnah Muharram secara legal dan harmonis.

Perbandingan Lengkap Penanggalan Puasa Sunnah Muharram 1448 H

Untuk mempermudah pemindaian informasi secara cepat dan visual, berikut adalah draf komparasi penanggalan rangkaian momentum ibadah puasa sunnah sepanjang bulan Muharram tahun 2026.

Amalan Puasa SunnahTanggal HijriahVersi Kemenag & MuhammadiyahVersi Nahdlatul Ulama (NU)
Puasa Tasu’a9 Muharram 1448 HRabu, 24 Juni 2026Kamis, 25 Juni 2026
Puasa Asyura10 Muharram 1448 HKamis, 25 Juni 2026Jumat, 26 Juni 2026
Puasa Ayyamul Bidh I13 Muharram 1448 HMinggu, 28 Juni 2026Senin, 29 Juni 2026
Puasa Ayyamul Bidh II14 Muharram 1448 HSenin, 29 Juni 2026Selasa, 30 Juni 2026

Refleksi Keimanan di Bulan Allah yang Mulia

Momentum bulan Muharram merupakan gerbang awal tahun yang ideal untuk meningkatkan esensi ketakwaan seorang Muslim. Menjalankan puasa sunnah pada tanggal 9 dan 10 Muharram merupakan representasi penghormatan terhadap hari bersejarah diselamatkannya Nabi Musa AS serta pembeda identitas ibadah dari kaum terdahulu. Amalan mulia ini menjadi peluang emas untuk melebur dosa-dosa kecil setahun yang lalu.

Baca Juga :  Puasa 10 Muharram 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Niat Lengkapnya

Kami memandang bahwa adanya perbedaan tanggal pengerjaan puasa sunnah ini tidak boleh merenggangkan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Menurut pengalaman Kami, memilih salah satu dari kedua draf penanggalan resmi tersebut tetap bernilai sah di mata hukum agama, asalkan didasari oleh keyakinan yang mantap dan niat yang tulus karena Allah SWT.

Sumber Referensi

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Kapan tanggal 9 dan 10 Muharram 2026 versi Pemerintah?

Menurut Kalender Hijriah Indonesia Kemenag RI, tanggal 9 Muharram jatuh pada Rabu, 24 Juni 2026, sedangkan tanggal 10 Muharram jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026.

Kapan tanggal 9 dan 10 Muharram 2026 menurut NU?

Berdasarkan hasil ikhtiar rukyatul hilal PBNU, tanggal 9 Muharram (Tasu’a) jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026 dan 10 Muharram (Asyura) jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026.

Apa keutamaan utama dari Puasa Asyura 10 Muharram?

Ibadah Puasa Asyura memiliki keistimewaan yang sangat besar, yakni menjadi wasilah atau sebab diampuninya dosa-dosa kecil umat Muslim yang telah lalu selama satu tahun penuh.

Bolehkah kita hanya melaksanakan Puasa Asyura saja tanpa Tasu’a?

Secara hukum fikih tetap diperbolehkan dan sah. Namun, para ulama menganjurkan untuk mendampinginya dengan Puasa Tasu’a pada 9 Muharram agar membedakan diri dengan tradisi kaum Yahudi.

Kalender365

Penulis Putri Safira

Bio : Influencer Penggerak untuk Tepat Waktu Nasional.